KlgPills.co.id

Penyakit da Faktor Resiko Abarsi Kornea Mata

By on September 30, 2019

Apa itu abrasi kornea?

Abrasi kornea adalah goresan pada permukaan kornea karena benda asing. Perlu diingat bahwa kornea adalah lapisan cairan transparan di bagian luar bola mata, yang bertindak sebagai “perisai”, bersama dengan cairan vitreous dan retina yang memfokuskan cahaya dari gambar ke arah retina di dalam bola mata. Benda asing ini, seperti debu, butiran pasir, serangga kecil, dapat menembus mata dan menempelkan dirinya ke kornea. Jika perawatan yang memadai tidak tercapai, penyakit ini dapat menyebabkan kerusakan kornea permanen.

Seberapa umum abrasi kornea?

Abrasi kornea adalah suatu kondisi yang dapat terjadi secara tiba-tiba pada usia berapa pun dan ketika kegiatan normal seperti mengendarai mobil sport, memperbaiki barang atau bahkan secara tidak sengaja menjatuhkan kornea terjadi. Anda dapat membatasi penyakit ini dengan mengurangi faktor risiko. Selalu berkonsultasi dengan dokter untuk informasi lebih lanjut.

Tanda dan gejala

Apa saja tanda dan gejala abrasi kornea?
Sebagian besar, jika ada benda asing di kornea, mata akan menjadi merah, sakit dan peka terhadap cahaya. Tampilan mungkin kabur sementara. Hal-hal yang menunjukkan bahwa Anda mengalami abrasi kornea adalah:

Panas mata, iritasi, nyeri, kemerahan atau sobekan
Pandangan dikompromikan;
Otot-otot di sekitar mata terus bergerak.
Beberapa gejala atau tanda lain mungkin tidak tercantum di atas. Jika Anda merasa cemas tentang gejala-gejala ini, segera konsultasikan dengan dokter Anda.

Kapan saya harus ke dokter?

Ketika benda asing tersangkut di mata Anda, konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan perawatan terbaik.

anak-anak: hubungi dokter anak jika anak memiliki masalah penglihatan, sakit mata, mata merah atau berair
dewasa: konsultasikan dengan dokter jika tidak mungkin untuk mengekstraksi benda asing dari mata atau merasakan mata memukul bahkan jika benda asing telah dihapus di mata atau jika Anda memiliki penglihatan kabur, mata berdarah
Dokter akan membimbing dan memberikan perawatan untuk mencegah abrasi kornea yang tiba-tiba.

Penyebab
Apa penyebab abrasi kornea?
Ada banyak penyebab abrasi kornea mendadak. Benda asing yang terbang atau menempel di mata adalah penyebab utama abrasi kornea. Benda asing seperti debu, partikel pasir panjang yang menempel di kelopak mata dapat menggores kornea saat mengedipkan mata. Merokok, memakai lensa kontak terlalu lama, menggosok mata atau kontak langsung dengan sinar matahari juga dapat menyebabkan lecet kornea.

Faktor risiko

Apa yang meningkatkan risiko abrasi kornea?
Kemungkinan kornea yang tergores atau benda asing dapat terbang ke mata meningkat jika:

pakai lensa kontak
bekerja di lingkungan yang dipenuhi asap seperti toko kayu, pabrik tekstil, tanpa mengenakan kacamata pelindung
tinggal di tempat berpasir atau terkontaminasi
bermain olahraga seperti baseball, bola basket
Obat-obatan dan obat-obatan
Informasi yang diberikan tidak menggantikan saran medis. SELALU berkonsultasi dengan dokter Anda.

Apa pilihan perawatan saya untuk abrasi kornea?
Dokter dapat menawarkan perawatan yang tepat berdasarkan keadaan cedera mata dan jenis benda asing. Biasanya, dokter akan menggunakan obat tetes mata atau salep yang mengandung steroid atau obat antiinflamasi non-steroid (NSAID) untuk mengurangi peradangan dan mencegah goresan kornea. Penggunaan obat tetes mata antispasmodik dapat direkomendasikan untuk menghilangkan rasa sakit dan mengurangi iritasi otot. Jika benda asing menembus terlalu dalam, pembedahan mungkin diperlukan.

Apa tes yang biasa untuk abrasi kornea?

Dokter akan melakukan diagnosa dengan mengamati dokter spesialis mata dengan peralatan khusus. Anda mungkin perlu obat tetes mata yang mengandung pigmen organik untuk mata kecil, yang membantu dokter menganalisis luka kornea lebih mudah dan akurat.

Baca Juga :

Posted in: Kesehatan

Comments

Be the first to comment.

Leave a Reply


You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

*