KlgPills.co.id

Berbagai gerakan olahraga untuk mereka yang menderita kyphosis

By on September 10, 2019

Orang dengan kyphosis memiliki kelainan pada tulang belakang yang menyebabkan tubuh lentur. Jika kyphosis ringan atau sedang, dokter biasanya menyarankan pasien untuk melakukan olahraga khusus atau minum obat pereda nyeri jika menyebabkan rasa sakit.

Olahraga untuk orang dengan kyphosis tentu terkonsentrasi pada bagian belakang dan belakang kehidupan. Gerakannya juga harus cukup aman agar tidak memperburuk kondisi tulang pasien.

Berbagai gerakan olahraga untuk mereka yang menderita kyphosis

Berikut ini beberapa gerakan yang dapat Anda lakukan untuk memperbaiki postur tubuh yang bengkok karena kyphosis:

1. Melawan arah lengkungan tulang

Sumber: Paleo Hacks
Ini adalah gerakan paling sederhana untuk mengatasi kyphosis. Anda hanya perlu meluruskan postur ke arah yang berlawanan dengan lekukan tulang pada langkah-langkah berikut:

Berdiri tegak atau bersandar pada dinding jika perlu.
Dekatkan dada Anda ke dada sehingga kepala Anda menunduk.
Bahu dan punggung akan terasa ke bawah. Tahan posisi ini selama 30 detik hingga 1 menit.
2. Putar lutut sambil berbaring

Sumber: Live Well Physio
Beberapa olahraga untuk mereka yang menderita kyphosis juga dapat dipraktikkan berbaring, seperti gerakan ini. Langkah-langkah yang perlu Anda lakukan adalah:

Berbaringlah di lantai yang datar dengan lutut ditekuk.
Gerakkan kedua kaki ke kanan hingga punggung Anda terasa kencang.
Lakukan lima kali, lalu ulangi di sisi kiri.
3. Superman

Sumber: sisi positif
Gerakan ini bermanfaat untuk menguatkan otot punggung, pinggang dan perut. Langkah-langkah yang perlu Anda lakukan, yaitu:

Berbaringlah di perut Anda, lalu rentangkan kedua tangan dan luruskan kedua kaki.
Sambil memegang posisi kepala, angkat tangan dan kaki Anda. Jadikan perut seperti alas.
Tahan posisi itu selama 3 detik, lalu ulangi 10 kali.
4. Penggulungan dari busa tulang belakang dada

Sumber: Membakar Harian
Beberapa gerakan olahraga untuk mereka yang menderita kyphosis dapat dilakukan dengan menggunakan alat bantu seperti roller busa. Alat ini memiliki bentuk silindris dan umumnya terbuat dari karet busa.

Berikut langkah-langkahnya:

Berbaringlah di lantai yang datar, lalu letakkan roller busa di sabuk belakang.
Letakkan tangan Anda di belakang kepala sebagai alas.
Bergerak perlahan-lahan ke atas dan ke bawah mengikuti gerakan roller busa selama 30 detik hingga 1 menit. Gerakan ini memijat otot-otot punggung, terutama bagian atas.
5. Wallside dan lepas landas

Sumber: YouTube
Penderita kyphosis hanya membutuhkan dinding datar untuk melakukan latihan ini. Jadi Anda bisa melakukannya di rumah dan kapan saja. Langkah-langkahnya terdiri dari:

Berdirilah di depan tembok.
Bentuk sudut siku dengan tangan Anda, tempelkan lengan ke dinding di depan Anda.
Regangkan lengan Anda saat Anda menyusuri permukaan dinding. Pertahankan otot perut tetap di tempatnya.
Setelah lengan Anda sepenuhnya terulur, gerakkan bahu Anda sehingga Anda bisa lebih dekat. Gerakan ini juga akan melepaskan lengan dari dinding.
Ulangi 3-4 kali.
6. Lipat panggul

Sumber: BKS Yoga Studio
Gerakan seperti ini bisa menimbulkan rasa sakit jika tidak dilakukan dengan benar. Agar tidak mempengaruhi kondisi tulang, Anda perlu melakukan hal berikut:

Berbaringlah di lantai yang datar dengan lutut ditekuk ke arah langit-langit.
Perlahan angkat punggung Anda. Jaga agar bagian atas belakang dan bokong tetap menempel ke lantai.
Tahan posisi ini selama beberapa detik, lalu kembali ke posisi awal. Ulangi setidaknya 5 kali.
Kunci keberhasilan dalam olahraga untuk pasien dengan kyphosis adalah tetap konsisten. Lakukan semua gerakan ini setidaknya 3-4 kali seminggu hingga hasilnya terlihat.

Pastikan juga Anda berkonsultasi dengan dokter sebelum menjalani rutinitas olahraga apa pun. Jika ada beberapa gerakan yang memperburuk rasa sakit, hindari gerakan ini dan istirahatkan tubuh Anda.

Anda juga dapat meminta bantuan dokter atau ahli fisioterapi untuk membantu Anda mempelajari metode latihan bagi penderita kyphosis yang disebutkan di atas untuk dapat melakukannya dengan benar.

Baca artikel :

Posted in: Kesehatan

Comments

Be the first to comment.

Leave a Reply


You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

*